Seperti telah diuraikan dalam pembahasan sebelumnya bahwa secara garis besar kegiatan sampling udang dapat dibedakan menjadi (1) Sampling benur, (2) Sampling ancho dan (3) sampling jala.Sebelum membahas tentang bahan/peralatan dan tahapan sampling, maka ada beberapa dasar pemikiran yang perlu diperhatikan sebelum melakukan sampling, yaitu antara lain :
Khusus untuk sampling yang bersifat insidental, terutama pada tambak dengan udang-udang terindikasi terkena masalah/penyakit maka dapat dilakukan sesegera mungkin tanpa perlu memperhatikan faktor-faktor tersebut di atas, hal ini bertujuan untuk dapat mendeteksi dan mengambil keputusan terkait dengan treatment budidaya maupun ke arah pemanenan.
Feed Management In Intensive Aquaculture Aquaculture Feed and Fertilizer Resource Atlas of the Philippines (Fao Fisheries Technical Paper 366)
Sampling Benur
Pada pembahasan sebelumnya telah dijelaskan bahwa tujuan dari sampling benur ini lebih mengarah pada estimasi jumlah/populasi benur, serta kondisi/kualitas benur yang akan ditebar.
Bahan/Peralatan
Tahapan Kegiatan Sampling Benur
Sampling benur dapat dilakukan pada saat pengadaan benur di lokasi pembenihan/hatchery dan pada saat akan memulai tebar benur tapi secara prinsip tahapan yang perlu dilakukan pada saat sampling benur antara lain meliputi:
Catatan: tahapan/proses sampling tebar benur seperti tersebut di atas merupakan proses yang umum dilakukan di beberapa lokasi/daerah tambak udang. Bagaimanapun juga proses sampling benur dapat berbeda tergantung dari kebiasaan teknisi/praktisi tambak yang mengelolanya.
Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini Subscribe in a reader
Artikel Terkait :
Sampling Udang 02
Bahan/Peralatan dan Tahapan Sampling Udang
0 komentar:
Posting Komentar