Predator dan Kompetitor Udang Di Dalam Tambak

Salah satu jenis permasalahan lain yang menyangkut perairan tambak dan tidak ada keterkaitannya dengan permasalahan kualitas air seperti telah dibahas sebelumnya adalah adanya biota perairan yang bersifat predator dan competitor bagi udang serta hidup dan berkembang di dalam tambak.


Predator adalah biota yang memangsa udang di dalam tambak seperti jenis ikan kakap, ikan selangi, ikan kuro, dan berbagai jenis ikan carnivora lainnya. Pemunculan jenis predator di dalam perairan tambak relatif tidak berpengaruh nyata pada kualitas perairan baik dari segi keseimbangan dan kestabilannya, tetapi sangat berpengaruh pada tingkat kehidupan dan populasi udang di dalam tambak..

Competitor adalah biota perairan yang ikut bersaing dengan udang dalam hal konsumsi makanan yang ada di dalam tambak ataupun pakan yang telah diberikan ke dalam tambak seperti jenis ikan mujahir, ikan nila, kepiting dan jenis biota lainnya yang ikut mengkonsumsi pakan udang. Seperti halnya predator maka keberadaan jenis biota ini di dalam tambak hanya berpengaruh nyata pada program pemberian pakan udang yang telah ditentukan dan tidak mempengaruhi kualitas perairan tambak.

Pemunculan predator dan kompetitor udang di dalam tambak dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lain :
  1. Proses penyiapan lahan tebar benur yang kurang maksimal, sehingga predator dan kompetitor udang yang masuk ke dalam tidak mati secara tuntas.

  2. Saluran pemasukan air tanpa adanya filterisasi, sehingga predator dan kompetitor udang dapat masuk ke dalam perairan tambak.

  3. Predator dan kompetitor udang masuk ke dalam perairan tambak masih berupa telur atau larva meskipun saluran pemasukan air tambak sudah dilakukan filterisasi.
Keberadaan jenis serta kelimpahan predator dan kompetitor udang di dalam tambak akan membawa dampak yang serius jika jumlahnya sudah sangat melimpah dan tidak segera ditangani. Indikasi keberadaan predator dan kompetitor udang di dalam tambak dapat diketahui melalui cara, antara lain :
  1. Pengamatan pada saat dilakukan sampling udang secara berkala, karena biasanya predator dan kompetitor udang akan ikut terbawa bersama jala sampling sehingga jenis dan perkiraan kelimpahannya di dalam tambak dapat diketahui.

  2. Pengamatan dan identifikasi predator dan kompetitor udang pada saat dilakukan pengecekkan ancho secara rutin.

  3. Pengamatan dan identifikasi predator dan kompetitor udang secara langsung melalui gerak dan aktifitas predator dan kompetitor udang di dalam tambak.
Pengendalian dan pemusnahan predator dan kompetitor udang di dalam tambak dapat dilakukan dengan menggunakan saponin dengan dosis yang mematikan bagi keduanya. Kegiatan ini dilakukan dengan memperhatikan kondisi dan kualitas udang pada saat itu dan sebaiknya jangan dilakukan pada saat udang dalam kondisi lemah atau pada saat udang sedang moulting massal. Pemberian saponin ke dalam tambak sedapat mungkin dilakukan pada saat cuaca cerah dan sinar matahari sangat terik serta ketinggian air tambak relatif rendah yang dimbangi dengan pengoperasian kincir yang intensif, karena pada kondisi seperti ini pengaruh dari saponin akan sangat efektif dan mematikan bagi predator dan kompetitor udang. Setelah perlakuan pemberian saponin bangkai dari predator dan kompetitor udang yang ada di tambak sebaiknya segera diangkat keluar tambak agar tidak mengotori dan membusuk di tambak, dan selanjutnya kualitas perairan tambak dibentuk dan diperbaiki kembali agar tidak mempengaruhi udang dengan cara melakukan sirkulasi air.

Anda menyukai artikel ini, silakan klik tombol oranye ini Subscribe in a reader

Artikel Terkait :

  1. Identifikasi Permasalahan Kualitas Air Tambak - 02
  2. Identifikasi Permasalahan Kualitas Air Tambak - 01
  3. Waspada Terhadap Musim Hujan
  4. Metode Pengelolaan Kualitas Air Tambak 05 - Penggunaan Bahan Kimia dan "Obat-Obatan"
  5. Metode Pengelolaan Kualitas Air Tambak 04 - Inokulasi Air
  6. Metode Pengelolaan Kualitas Air Tambak 03 - Pemupukan Air Tambak
  7. Metode Pengelolaan Kualitas Air Tambak 02 - Sirkulasi Air
  8. Metode Pengelolaan Kualitas Air Tambak 01 - Latar Belakang
  9. Pengelolaan Kualitas Air Tambak 05 - Kondisi Dasar Tambak
  10. Pengelolaan Kualitas Air Tambak 04 - Kondisi Fisik Air Tambak
  11. Pengelolaan Kualitas Air Tambak 03 - Warna Air Tambak
  12. Pengelolaan Kualitas Air Tambak 02 - Kecerahan Perairan Tambak
  13. Pengelolaan Kualitas Air Tambak - 01
Share on Google Plus

About RyanFredy

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar